Sebelum menyampaikan bahasan dan informasi tentang macam-macam kecerdasan dan manfaatnya, alangkah lebih baiknya kita mengetahui bahwa kecerdasan itu bersumber dari ilmu. Ilmu yang dapat kita ambil dan pelajari dari mana saja dengan berbagai cara. Orang yang berilmu adalah orang yang cerdas dan pandai, dan sifat ini harus diikuti oleh sifat berikutnya, yaitu menyampaikan. Berhati-hatilah bila kita merasa cukup dengan ilmu kita, karena saat kita merasa pandai, saat itulah kita berhenti belajar, dan saat itulah ilmu dicabut dan selesai. Ilmu yang ada seharusnya diikuti dengan sifat ‘menyampaikan’ tadi, karena menimbun ilmu lebih berbahaya daripada tidak berilmu sama sekali. Untuk itu, disini kita akan sharing banyak informasi, mengenai kecerdasan.
Dr. Karen Armstrong mengidentifikasi kecerdasan ke
dalam jenis-jenis agar kita bisa memilih cara belajar berdasarkan
kecerdasan yang paling dominan. Sebenarnya dengan kehebatan otak dan
akal manusia, kita bisa menggunakan keseluruhan cara belajar ini yang
mana saja ingin kita coba. Namun, setiap spesifik macam-macam kecerdasan dan manfaatnya yang dimiliki masing-masing individu akan menemukan titik termudahnya untuk menangkap suatu ilmu.
1. Kecerdasan Linguistik
Kecerdasan ini adalah terdapat pada kemampuan bahasa
dan bicara orang. Orang-orang yang memiliki kecerdasan ini dapat dilihat
dari biasanya ia adalah seseorang yang dapat memengaruhi orang lain,
motivator, ataupun politikus. Biasanya orang-orang seperti ini fasih
bicaranya, ucapan dan kata-katanya jelas. Kemampuan ini sangat penting
dimiliki apalagi ketika mengahdapi presentasi, orang yang tidak terasah
kecerdasan linguistiknya biasanya seringkali melafalkan kata seperti, “Eee..e..”, hal
itu karena pesan yang disampaikan otak ke mulut berlangsung lama
sehingga ia harus berpikir sembari menunggu pesan itu sampai, disaat
berpikirlah kata-kata seperti ini yang seharusnya tidak perlu keluar
begitu saja. Jenis kecerdasan ini sebenarnya dapat kita latih dan asah,
seperti saat bicara dalam kondisi berdiri, aturlah nafas dengan baik
terlebih dahulu. Jika duduk, perhatikan posisi agar difragma tetap
bekerja secara maksimal sehingga kata dan ucapan kita terdengar jelas
dan fasih yang dapat meyakinkan orang-orang yang mendengarnya. Sesekali
lakukanlah senam lidah dengan menggerak-gerakkannya ke
kanan-kiri-atas-bawah-depan-belakang, dan latihan mengucapkan huruf
vokal secara berulang-ulang juga efektif.
2. Kecerdasan Logika-Matematika
Dalam kecerdasan ini otak tidak diminta menghafal
tetapi berpikir solutif. Contohnya dalam pelajaran matematika, fisika,
dan eksata lainnya, ataupun juga dalam melakukan logika pengkodingan
untuk seorang programmer kemampuan inilah yang dibutuhkan. Jadi
bagi yang merasa kuat di dalam hal hitungan dan logika, anda dapat
memilih dan menspesifikasikan diri anda ke bidang yang telah disebutkan
tadi. Terkadang menghafal saja tidak cukup, jika kita hanya
,menghafalkan secara terpaku, jangan pernah berharap kita dapat
menemukan suatu konsep baru dan membuat sejarah. Karena manusia gagasan
(dengan logikanya) yang bisa menghasilkan sesuatu. Sedangkan manusia
fakta, tidak sama sekali. Untuk itu pentingkan memiliki kecerdasan
logika ini, jangan khawatir karena kecerdasan ini juga bisa diasah.
Dengan berlatih memecahkan soal-soal yang menggunakan logika dan
hitungan misalnya, atau dengan membawa diri kepada suatu permasalahan
yang membutuhkan kita untuk berpikir solutif untuk menyelesaikan dan
memecahkan masalah yang dihadapi.
3. Kecerdasan Kinestetik
Biasanya orang yang memiliki kecerdasan ini cenderung
kinestetik dalam hal gaya belajarnya, misalnya menggerak-gerakkan
anggota tubuh atau bolpoin yang sedang dipegangnya, atau berjalan
mondar-mandir sambil belajar, dan sebagainya.
4. Kecerdasan Ruang
Seperti seseorang yang memiliki kemampuan imajinasi
yang terstruktur. Orang-orang yang memiliki kecerdasan ini biasanya
menyukai desain, cenderung dan sebaiknya mereka akan menjurus ke hal-hal
teknikal, seperti Teknik Mesin, Arsitektur, ataupun Mesin.
5. Kecerdasan Auditori-Ritmik
Mereka akan lebih suka mendengar daripada membaca.
Lebih suka memperhatikan penjelasan seorang dosen yang mengajar di depan
kelas daripada membaca diktat. Lebih suka mendengar teman yang
mengulang hafalannya sembari belajar daripada menghafalkannya sendiri,
inilah ciri-ciri yang dimiliki orang yang memiliki kecerdasan ini. Bila
anda merasa demikian, tidak perlu memaksakan diri untuk membaca bab-bab
buku yang tebal, anda bisa melakukannya dengan alternatif mendengarkan,
merekam setiap kejadian dalam pembelajaran.
6. Kecerdasan IntrapersonalCiri yang dimiliki adalah terkadang muncul ide-ide hebat dalam diri ketika sedang sendiri dan merenung. Mereka cenderung suka berpikir. Ini akan sangat bermanfaat, karena biasanya perkataan yang keluar setelah dipikirkan dengan baik adalah sebuah perkataan yang baik.
7. Kecerdasan Interpersonal
Tahukah anda bahwa kecerdasan inilah yang seharusnya
dimiliki oleh setiap orang? Orang yang memiliki kecerdasan ini akan bisa
menjadi seorang pemimpin yang sukses. Mereka bisa bergaul dengan banyak
orang, melihat sisi positif banyak orang dan menjadikannya pelajaran,
dan dapat memecahkan persoalan-persoalan dengan bijaksana. Kecerdasan
ini dapat dilatih, seringkali kita temui dalam sebuah organisasi seperti
LDO -latihan kepemimpinan- yang mendasar, bagaimana caranya kita
menggerakkan orang dengan pemikiran yang brilliant. Bergaullah dengan
banyak orang, dan ambillah langkah jujur dalam tiap hal. Utamakan hal
yang paling penting-mendesak, mendesak, penting, hingga ke yang kurang
penting.
Demikian pengelompokkan kecerdasan berdasarkan macam-macam kecerdasan dan manfaatnya, karena setiap orang memiliki gayanya dalam belajar, namun semua kecerdasan itu dapat kita miliki dan kita latih.