the real CUTE

Selasa, 08 April 2014

macam macam kecerdasan





Sebelum menyampaikan bahasan dan informasi tentang macam-macam kecerdasan dan manfaatnya, alangkah lebih baiknya kita mengetahui bahwa kecerdasan itu bersumber dari ilmu. Ilmu yang dapat kita ambil dan pelajari dari mana saja dengan berbagai cara. Orang yang berilmu adalah orang yang cerdas dan pandai, dan sifat ini harus diikuti oleh sifat berikutnya, yaitu menyampaikan. Berhati-hatilah bila kita merasa cukup dengan ilmu kita, karena saat kita merasa pandai, saat itulah kita berhenti belajar, dan saat itulah ilmu dicabut dan selesai. Ilmu yang ada seharusnya diikuti dengan sifat ‘menyampaikan’ tadi, karena menimbun ilmu lebih berbahaya daripada tidak berilmu sama sekali. Untuk itu, disini kita akan sharing banyak informasi, mengenai kecerdasan.
Dr. Karen Armstrong mengidentifikasi kecerdasan ke dalam jenis-jenis agar kita bisa memilih cara belajar berdasarkan kecerdasan yang paling dominan. Sebenarnya dengan kehebatan otak dan akal manusia, kita bisa menggunakan keseluruhan cara belajar ini yang mana saja ingin kita coba. Namun, setiap spesifik macam-macam kecerdasan dan manfaatnya yang dimiliki masing-masing individu akan menemukan titik termudahnya untuk menangkap suatu ilmu.
1. Kecerdasan Linguistik
Kecerdasan ini adalah terdapat pada kemampuan bahasa dan bicara orang. Orang-orang yang memiliki kecerdasan ini dapat dilihat dari biasanya ia adalah seseorang yang dapat memengaruhi orang lain, motivator, ataupun politikus. Biasanya orang-orang seperti ini fasih bicaranya, ucapan dan kata-katanya jelas. Kemampuan ini sangat penting dimiliki apalagi ketika mengahdapi presentasi, orang yang tidak terasah kecerdasan linguistiknya biasanya seringkali melafalkan kata seperti, “Eee..e..”, hal itu karena pesan yang disampaikan otak ke mulut berlangsung lama sehingga ia harus berpikir sembari menunggu pesan itu sampai, disaat berpikirlah kata-kata seperti ini yang seharusnya tidak perlu keluar begitu saja. Jenis kecerdasan ini sebenarnya dapat kita latih dan asah, seperti saat bicara dalam kondisi berdiri, aturlah nafas dengan baik terlebih dahulu. Jika duduk, perhatikan posisi agar difragma tetap bekerja secara maksimal sehingga kata dan ucapan kita terdengar jelas dan fasih yang dapat meyakinkan orang-orang yang mendengarnya. Sesekali lakukanlah senam lidah dengan menggerak-gerakkannya ke kanan-kiri-atas-bawah-depan-belakang, dan latihan mengucapkan huruf vokal secara berulang-ulang juga efektif.
2. Kecerdasan Logika-Matematika
Dalam kecerdasan ini otak tidak diminta menghafal tetapi berpikir solutif. Contohnya dalam pelajaran matematika, fisika, dan eksata lainnya, ataupun juga dalam melakukan logika pengkodingan untuk seorang programmer kemampuan inilah yang dibutuhkan. Jadi bagi yang merasa kuat di dalam hal hitungan dan logika, anda dapat memilih dan menspesifikasikan diri anda ke bidang yang telah disebutkan tadi. Terkadang menghafal saja tidak cukup, jika kita hanya ,menghafalkan secara terpaku, jangan pernah berharap kita dapat menemukan suatu konsep baru dan membuat sejarah. Karena manusia gagasan (dengan logikanya) yang bisa menghasilkan sesuatu. Sedangkan manusia fakta, tidak sama sekali. Untuk itu pentingkan memiliki kecerdasan logika ini, jangan khawatir karena kecerdasan ini juga bisa diasah. Dengan berlatih memecahkan soal-soal yang menggunakan logika dan hitungan misalnya, atau dengan membawa diri kepada suatu permasalahan yang membutuhkan kita untuk berpikir solutif untuk menyelesaikan dan memecahkan masalah yang dihadapi.
3. Kecerdasan Kinestetik
Biasanya orang yang memiliki kecerdasan ini cenderung kinestetik dalam hal gaya belajarnya, misalnya menggerak-gerakkan anggota tubuh atau bolpoin yang sedang dipegangnya, atau berjalan mondar-mandir sambil belajar, dan sebagainya.
4. Kecerdasan Ruang
Seperti seseorang yang memiliki kemampuan imajinasi yang terstruktur. Orang-orang yang memiliki kecerdasan ini biasanya menyukai desain, cenderung dan sebaiknya mereka akan menjurus ke hal-hal teknikal, seperti Teknik Mesin, Arsitektur, ataupun Mesin.
5. Kecerdasan Auditori-Ritmik
Mereka akan lebih suka mendengar daripada membaca. Lebih suka memperhatikan penjelasan seorang dosen yang mengajar di depan kelas daripada membaca diktat. Lebih suka mendengar teman yang mengulang hafalannya sembari belajar daripada menghafalkannya sendiri, inilah ciri-ciri yang dimiliki orang yang memiliki kecerdasan ini. Bila anda merasa demikian, tidak perlu memaksakan diri untuk membaca bab-bab buku yang tebal, anda bisa melakukannya dengan alternatif mendengarkan, merekam setiap kejadian dalam pembelajaran.
6. Kecerdasan Intrapersonal
Ciri yang dimiliki adalah terkadang muncul ide-ide hebat dalam diri ketika sedang sendiri dan merenung. Mereka cenderung suka berpikir. Ini akan sangat bermanfaat, karena biasanya perkataan yang keluar setelah dipikirkan dengan baik adalah sebuah perkataan yang baik.
7. Kecerdasan Interpersonal
Tahukah anda bahwa kecerdasan inilah yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang? Orang yang memiliki kecerdasan ini akan bisa menjadi seorang pemimpin yang sukses. Mereka bisa bergaul dengan banyak orang, melihat sisi positif banyak orang dan menjadikannya pelajaran, dan dapat memecahkan persoalan-persoalan dengan bijaksana. Kecerdasan ini dapat dilatih, seringkali kita temui dalam sebuah organisasi seperti LDO -latihan kepemimpinan- yang mendasar, bagaimana caranya kita menggerakkan orang dengan pemikiran yang brilliant. Bergaullah dengan banyak orang, dan ambillah langkah jujur dalam tiap hal. Utamakan hal yang paling penting-mendesak, mendesak, penting, hingga ke yang kurang penting.
Demikian pengelompokkan kecerdasan berdasarkan macam-macam kecerdasan dan manfaatnya, karena setiap orang memiliki gayanya dalam belajar, namun semua kecerdasan itu dapat kita miliki dan kita latih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar